Erick Thohir Puji Atlet Panjat Tebing RI di Asian Beach Games 2026 | JAKARTA – Panggung olahraga internasional kembali menjadi saksi ketangguhan atlet-atlet tanah air. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus tokoh olahraga nasional, Erick Thohir, secara terbuka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi gemilang yang diraih Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia dalam ajang Asian Beach Games 2026. Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa Indonesia masih menjadi kekuatan utama di cabang olahraga speed climbing dunia.
Prestasi yang diraih di ajang ini bukan sekadar tambahan koleksi medali bagi kontingen Merah Putih, melainkan simbol konsistensi pembinaan atlet yang berjalan di jalur yang tepat. Erick Thohir menekankan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan mentalitas juara yang terus dipupuk oleh para atlet dan jajaran pelatih.
Dominasi di Nomor Relay: Emas dan Perak untuk Indonesia

Indonesia tampil mendominasi, khususnya pada nomor speed relay yang menuntut sinkronisasi dan kecepatan tinggi. Di sektor putri, pasangan Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Kasih tampil luar biasa. Keduanya sukses mengamankan medali emas setelah mengalahkan lawan-lawannya dengan catatan waktu yang impresif. Ketajaman Desak Made Rita, yang memang sudah dikenal sebagai salah satu pemanjat tercepat dunia, menjadi kunci utama kemenangan tim putri.
Tidak hanya di sektor putri, tim putra Indonesia juga berhasil naik ke podium. Pasangan Raharjati Nursamsa dan Antasyafi Robby Al Hilmi sukses menyumbangkan medali perak di nomor men’s relay. Pertarungan di kategori putra berlangsung sangat sengit, di mana margin waktu antar peserta sangat tipis, namun duet Raharjati dan Antasyafi berhasil mempertahankan posisi mereka di jajaran elit.
Sorotan khusus juga tertuju pada sosok Antasyafi Robby Al Hilmi. Pasalnya, medali perak di nomor relay ini merupakan koleksi keduanya dalam ajang Asian Beach Games 2026. Sebelumnya, ia telah lebih dulu mengamankan medali perak di nomor men’s speed individual. Pencapaian ganda ini menegaskan kapasitas Antasyafi sebagai salah satu pilar masa depan panjat tebing Indonesia.
Fokus Menuju Asian Games: Target yang Lebih Besar
Meski merayakan keberhasilan ini, Erick Thohir memberikan pesan penting agar para atlet tidak cepat berpuas diri. Baginya, Asian Beach Games adalah batu loncatan yang sangat krusial, namun tantangan yang sebenarnya telah menanti di depan mata, yakni Asian Games.
“Kita bangga dengan apa yang dicapai di Asian Beach Games 2026. Ini membuktikan bahwa atlet kita memiliki kualitas dunia. Namun, saya ingatkan agar tetap membumi dan segera fokus kembali. Target besar kita adalah Asian Games, di mana persaingan akan jauh lebih ketat,” ujar Erick Thohir dalam keterangannya.
Erick menambahkan bahwa konsistensi adalah tantangan terbesar bagi setiap atlet profesional. Menjaga performa dari satu turnamen ke turnamen berikutnya memerlukan manajemen fisik dan mental yang prima. Pemerintah dan federasi berkomitmen untuk terus mendukung sarana dan prasarana agar para atlet dapat berlatih dengan standar internasional.
Panjat Tebing: Tambang Medali Baru Indonesia
Keberhasilan di Asian Beach Games 2026 ini semakin memperkuat posisi panjat tebing sebagai cabang olahraga unggulan atau “tambang medali” baru bagi Indonesia di kancah global. Sejak masuk ke dalam kalender Olimpiade, minat dan dukungan terhadap olahraga ini meningkat pesat.
Pencapaian Desak Made Rita dkk diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk menekuni olahraga ekstrem ini. Kecepatan atlet Indonesia di dinding vertikal telah diakui secara global, dan kemenangan di kancah regional seperti Asian Beach Games menjadi pesan kuat bagi negara-negara pesaing bahwa Indonesia siap menyapu bersih medali di ajang-ajang berikutnya.
Kini, seluruh mata tertuju pada persiapan tim menuju Asian Games. Dengan modal kepercayaan diri dari kemenangan ini, publik berharap lagu Indonesia Raya kembali berkumandang dan Bendera Merah Putih berkibar di titik tertinggi podium internasional. Perjalanan masih panjang, namun dengan semangat yang ditunjukkan saat ini, optimisme meraih prestasi tertinggi bukanlah hal yang mustahil.