Dalton Smith vs Alberto Puello: Duel Takhta WBC di Sheffield | JAKARTA – Panggung tinju dunia kelas super ringan (63,5 kg) kembali membara. Juara dunia WBC, Dalton Smith, dipastikan akan kembali ke kampung halamannya di Sheffield, Inggris, untuk menjalani misi krusial. Petinju kebanggaan publik Britania ini dijadwalkan naik ring untuk mempertahankan sabuk juara dunianya melawan penantang wajib yang tangguh, Alberto Puello, pada 6 Juni mendatang.
Pertarungan yang akan digelar di Utilita Arena ini bukan sekadar laga biasa. Bagi Dalton Smith, ini adalah momen pembuktian perdana setelah ia berhasil merebut gelar bergengsi tersebut dari tangan Subriel Matias di New York pada Januari 2026 lalu. Kembali ke Sheffield berarti kembali ke atmosfer yang ia kenal baik, tempat di mana ia pernah menumbangkan Jose Zepeda dengan kemenangan KO yang spektakuler pada Maret 2024.
Ambisi Sang Juara Bertahan

Dalton Smith menyadari bahwa status sebagai juara dunia membawa beban tanggung jawab yang besar. Alih-alih memilih lawan yang lebih mudah untuk laga pertahanan pertamanya, Smith justru langsung berhadapan dengan lawan wajib (mandatory fight) yang diperintahkan oleh WBC.
“New York adalah perjalanan yang luar biasa, tetapi sekarang saatnya membawa atmosfer perebutan gelar dunia ke Sheffield,” ujar Smith dalam wawancaranya yang dikutip dari The Ring Magazine.
Petinju yang memegang rekor impresif tak terkalahkan dengan 19 kemenangan (14 di antaranya melalui KO) ini mengakui kualitas calon lawannya. Ia tidak memandang remeh Puello, mengingat petinju asal Republik Dominika tersebut adalah mantan pemegang gelar juara dunia di dua federasi berbeda (WBA dan WBC).
Profil Alberto Puello: Ancaman Nyata dari Republik Dominika
Di sudut lain, Alberto Puello datang dengan reputasi sebagai petinju kelas atas yang haus akan gelar. Petinju berjuluk “La Avispa” ini bukanlah nama baru di jajaran elite kelas super ringan. Ia tercatat pernah memenangkan sabuk WBA pada 2022 setelah menang split decision atas Batyr Akhmedov.
Meski kariernya sempat tersandung masalah kegagalan tes doping pada 2023 yang menyebabkan gelarnya dicabut, Puello berhasil bangkit. Ia kembali merajai kelas WBC pada 2024 sebelum akhirnya takluk dari Subriel Matias pada 2025. Kekalahan dari Matias menjadi satu-satunya noda dalam rekor profesionalnya yang kini mencatatkan 24 kemenangan (10 KO) dan satu kekalahan.
Puello mengusung misi balas dendam sekaligus ambisi untuk mengembalikan kejayaannya yang sempat hilang. Pengalamannya bertarung di level tertinggi menjadi ancaman serius bagi rekor bersih milik Dalton Smith.
Analisis Pertarungan: Teknik vs Kekuatan
Pertarungan ini diprediksi akan menjadi duel taktikal yang menarik. Dalton Smith dikenal dengan akurasi pukulan dan kemampuan counter-punching yang tajam, didukung oleh kekuatan pukul yang mampu menghentikan lawan seketika.
Sementara itu, Alberto Puello adalah petinju yang ulet dengan mobilitas kaki yang baik. Meski rasio KO-nya tidak setinggi Smith, Puello memiliki kecerdasan bertarung yang tinggi dan mampu mendikte tempo permainan lewat gaya ortodoksnya yang disiplin.
Siapakah yang akan keluar sebagai penguasa kelas super ringan WBC? Apakah “The Thunder” Dalton Smith akan memperpanjang rekor tak terkalahkannya di depan publik sendiri, atau justru “La Avispa” Alberto Puello yang akan membungkam sorak-sorai penonton di Utilita Arena?
Satu yang pasti, laga pada 6 Juni mendatang di Sheffield akan menjadi salah satu laga paling dinantikan dalam kalender tinju dunia tahun ini.
Fakta Menarik Jelang Laga:
-
Lokasi: Utilita Arena, Sheffield, Inggris.
-
Tanggal: 6 Juni 2026.
-
Pertaruhan: Sabuk Juara Dunia Kelas Super Ringan WBC.
-
Rekor: Dalton Smith (19-0, 14 KO) vs Alberto Puello (24-1, 10 KO).